MEDAN — Langkah ini disebut sebagai lompatan strategis dalam pengembangan akademik di lingkungan UINSU. Program studi yang berada di bawah Program Pascasarjana ini dirancang untuk menjembatani keilmuan pedagogik klasik dengan percepatan transformasi digital di dunia pendidikan.
Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag, Selasa (19/5/2026), menyampaikan rasa syukur atas terbitnya surat keputusan tersebut. Ia berharap prodi anyar ini bisa menjadi pusat unggulan atau center of excellence dalam inovasi pembelajaran digital yang tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman.
Lulusan S2 Teknologi Pendidikan tidak hanya disiapkan menjadi pendidik atau dosen yang adaptif terhadap teknologi. Mereka juga memiliki peluang berkarier sebagai instructional designer, pengembang e-learning, konsultan teknologi akademik, hingga manajer di lembaga pendidikan maupun perusahaan rintisan di bidang edukasi (edtech).
Direktur Program Pascasarjana UINSU, Prof. Dr. Nurussakinah Daulay, M.Psi, mengapresiasi kerja keras tim penyusun proposal yang diketuai Muhammad Irwan Padli Nasution. Menurutnya, pengajuan proposal dilakukan pada 14 Mei 2025 dan melalui proses