PAKPAK BHARAT — Peninjauan lahan dipimpin Ps. Kabag SDM Polres Pakpak Bharat AKP Endramawan Sitepu, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Salak Bripka W. Sihombing serta pemilik lahan. Kegiatan berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB dan menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan pemerintah melalui penanaman benih jagung.
Menurut Endramawan, peninjauan lapangan diperlukan untuk mengetahui kondisi lahan sekaligus membangun koordinasi dengan pemiliknya. Dari hasil pengecekan itu, lahan masyarakat di Desa Salak I direncanakan menjadi mitra Polres Pakpak Bharat dalam pelaksanaan program.
Skema Modal Swadaya dan Pembelian Hasil Panen
Dalam kegiatan itu, Endramawan mengajak petani membangun pola usaha yang mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak. Petani dapat memakai modal swadaya atau modal sendiri dengan menjalin kerja sama bersama Polres Pakpak Bharat.
Kerja sama tersebut mencakup kemungkinan penjualan hasil panen jagung kepada polres saat masa panen tiba. Harga pembelian akan disesuaikan dengan harga yang berlaku pada saat pemanenan.
"Kita turun dan lihat lokasi lahannya, lakukan koordinasi dengan pemilik lahan, kita ajak para petani agar tidak berhubungan dan terikat dengan para tengkulak, dengan modal swadaya masyarakat/modal sendiri bekerjasama dengan Polres Pakpak Bharat dan nanti jika panen tiba dapat menjual hasil panen jagungnya kepada Polres Pakpak Bharat yang dihargai sesuai dengan harga saat dilakukan pemanenan jagung," terang Endramawan Sitepu.
Kapolres: Petani dan Warga Kunci Pemanfaatan Lahan Produktif
Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan melalui Endramawan menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat dan petani menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif. Petani diharapkan dapat mengembangkan usaha pertanian jagung dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki.
Dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan sebelumnya juga disampaikan melalui penanaman benih jagung di lahan warga. Pola pendampingan seperti di Desa Salak I menjadi salah satu bentuk pelaksanaannya di tingkat desa.
Apa Langkah Setelah Peninjauan Lahan?
Hasil peninjauan di Desa Salak I akan menjadi dasar penyusunan kerja sama antara petani dan Polres Pakpak Bharat. Pemilik lahan yang ikut dalam peninjauan disebut telah menyepakati rencana pengembangan lahan sebagai lahan mitra.
Belum ada keterangan mengenai luas lahan yang akan ditanami maupun jadwal tanam. Pendampingan dari Bhabinkamtibmas Desa Salak akan menjadi jalur koordinasi antara petani dan kepolisian selama program berjalan.